Marsha Timothy dan Passion Berakting

Bagi Marsha Timothy, tak ada peran yang gampang. Tiap peran punya tantangan tersendiri yang mengembangkan aktingnya.

“Toba Dreams” menjadi film Indonesia dengan jumlah penonton 255 ribu lebih. “Tantangan terbesar bekerja dengan suami adalah kami harus memerankan dua karakter baru, sehingga penonton tidak lagi melihat bahwa itu Marsha dan Vino,” jelas Marsha, yang dalam film ini memang berakting dengan suaminya, Vino G. Bastian  Tidak canggung berakting dengan suami sendiri? Marsha menjawab,”Kami sudah sering berakting bersama jauh sebelum menjadi suami istri, jadi biasa aja….”

Dari 15 film yang pernah dilibatinya, peran apa yang paling sulit bagi Marsha? “Setiap kali ditanya seperti itu, saya ingin bilang bahwa buat saya tidak ada peran yang gampang. Mungkin orang melihat peran saya begitu-begitu saja. Peran menjadi remaja, misalnya, kelihatannya tidak perlu effort yang besar. Padahal, semua peran punya tantangannya sendiri,” katanya serius.

Untuk mendalami peran sebagai ibu rumah tangga yang mengidap HIV/AIDS di film “Nada untuk Asa,” misalnya, Marsha berbincang mendalam dengan Yurike Ferdinandus. Ia adalah seorang ibu yang kisah hidupnya diangkat untuk film ini. Peran sebagai perempuan penderita HIV/AIDS inilah yang kemudian membawa Marsha terpilih sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik dan Pemeran Utama Wanita Terfavorit di ajang Indonesian Movie Awards 2015. Terbaik karena berdasarkan pilihan dewan juri dan terfavorit karena pilihan pemirsa televisi.

“Saya melakukan riset dengan menonton video wawancara Bu Yurike dengan Najwa Shihab di acara Mata Najwa. Saat mendapat kesempatan ngobrol langsung dengan Bu Yurike, saya menyerap semangatnya. Beliau orang yang sangat positif dan ceria, perempuan yang sangat-sangat kuat. Tidak terlihat bahwa ia mengidap HIV positif. Yang saya pelajari dari beliau terutama adalah kekuatannya untuk menjadi seorang ibu,” kenang Marsha.

Hingga kini, Marsha telah memerankan 17 film Indonesia, 22 film televisi (FTV), serta dua sinetron. Saat ditanya apa impian yang ingin dilakukannya selain berakting, Marsha menjawab, ”Akting adalah passion saya. Jadi tidak ada lagi yang ingin saya lakukan selain berakting.”

 

Oleh: Tenni Purwanti | pesona.co.id

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s