MUSIK ROCK ADALAH OBAT AWET MUDA

Musik Rock adalah Obat Awet Muda

Oleh: Soleh Solihun

Ini bukan bermaksud jualan seperti yang biasa dilakukan akun instagram yang menawarkan obat peninggi badan pelangsing tubuh pemutih kulit ataupun obat sulit hamil, ya. Kalau judul ini adalah akun instagram, kemungkinan besar dia sudah mengotori komentar di semua posting orang, dengan bilang “Liiiikeee,” atau “Woow”, atau “Niceee.” Dan ini sepertinya paragraf pembuka yang tak terlalu keren untuk sebuah tulisan yang akan membahas hubungan antara musik rock dan awet muda. Ya sudahlah ya.

Oke, langsung saja ke intinya. Continue reading “MUSIK ROCK ADALAH OBAT AWET MUDA”

Musik Bagus Saja Tidak Cukup

Musik Bagus Saja Tidak Cukup

Oleh: Marzuki Mohamad

Musik bagus saja tidak cukup, ada banyak turunan pekerjaan setelahnya agar musik yang kita produksi di studio bisa sampai ke pendengar yang dituju; mulai dari mengemas, mendistribusikan, promosi, hingga melayani penjualan dan monetizing atas musik yang kita produksi. Monetizing bisa macam-macam, mulai dari manggung, hak komersil, hinggaperformance rights. Umumnya musisi profesional membutuhkan record label untuk mengurusi semua pekerjaan itu. Continue reading “Musik Bagus Saja Tidak Cukup”

Ketika Soneta Group Bersepanggung Dengan God Bless

Achmad Albar berduet dengan Rhoma Irama di Istora Senayan jakarta 31 Desember 1977

Dua puluh delapan tahun silam tepatnya tanggal 22 Desember 1985 untuk kedua kalinya Soneta Group, orkes dangdut yang dibentuk Rhoma Irama bersepanggung dengan God Bless, band rock yang dimotori Achmad Albar. Pertama kali God Bless diskenariokan tampil bersama Soneta Group pada perayaan malam tahun baru yang berlangsung di Istora Senayan Jakarta pada tanggal 31 Desember 1977. Tampilnya God Bless dan Soneta Group merupakan konser yang banyak menyerap minat penonton. Massa penonton rock dan dangdut bisa dikatakan seimbang. Bahkan bukan tak mungkin ada penikmat rock yang juga menyukai dangdut, demikian juga sebaliknya. Secara jujur harus diakui, rock dan dangdut adalah musik yang memiliki karakter dan dinamika yang dekat semangat anak muda atau yang berjiwa muda. Rock dengan kredo kebebasan berekspresi nyaris memiliki persamaan dalam sudut ekspresi yang dimiliki dangdut, dimana dangdut juga merupakan ekspresi kebebasan bagi kaum akar rumput, yang menurut pengamatan saya, lekat dengan bunyi-bunyian musik dangdut. Mereka, yang kerap terpinggirkan, menemukan ekspresi kebebasan saat rentak dan ritme  dangdut membahana. Bahkan kemungkinan besar, musik dangdut lah yang justru memiliki jumlah penggemar lebih banyak dibanding musik rock. Di satu sisi, penikmat musik rock kebanyakan berkembang dari kalangan menengah keatas, yang masih menaruh kepercayaan yang tinggi terhadap budaya barat. Di mana musik rock, sebagai produk budaya pop barat, dianggap memiliki kekuatan sebagai upaya eskalasi status sosial. Continue reading “Ketika Soneta Group Bersepanggung Dengan God Bless”